Bupati Blitar, Tidak Kejar Target 100 Hari Kerja

Pasca pelantikan Bupati/Wakil Bupati Blitar 17 Pebruari 2016 lalu di Gedung Grahadi Surabaya oleh Gubernur Jawa Timur, Bupati Blitar H.Rijanto dan Wakilnya, Marhaenis langsung menggelar rapat dengan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Blitar, Senin (29/2) di Ruang Perdana. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menjelaskan pokok-pokok konsep kebijakan Bupati Blitar sesuai dengan visi dan misi yang ditetapkannya.  Harapannya, masyarakat Kabupaten Blitar lebih sejahtera, maju dan berdaya Saing.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar tidak menargetkan program 100 hari kerja, namun tetap konsentrasi pada pembangunan yang sifatnya mendesak serta fokus persiapan Perkemahan Tingkat Nasional (Pertinas) Saka Bakti Husada ke-V di Bumi Perkemahan Serut, 17 sampai dengan 23 Oktober 2016 mendatang. Pasalnya, Kabupaten Blitar akan menjadi tuan rumah PERTINAS yang rencananya akan diikuti 2500 peserta termasuk dari 11 negara ASEAN serta dari Amerika Serikat dan Canada.

Bupati Blitar saat memimpin rapat juga mengingatkan, agar disiplin tetap ditekankan untuk PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Selain itu, adanya evaluasi proyek seperti stadion, kantor baru di Kanigoro dan Amphiteater. Menyinggung pengembangan kota Kanigoro dan Wlingi, Bupati Blitar menekankan, agar Kota Wlingi tetap mempertahankan prestasi sebagai kota peraih Adipura kategori Kota Kecil. Dan Kanigoro yang notabene adalah ibukota Kabupaten Blitar perlu penataan antara lain penataan pasar Kanigoro, dan peningkatan kesadaran PHBS. Dibidang kesehatan, mantan Wakil Bupati Blitar ini mengingatkan Pekan Imunisasi Nasional pada 8 Maret 2016 mendatang, agar semua pihak turut menyukseskan pelaksanaannya. Terkait penyakit demam berdarah yang sampai dengan saat ini terdapat 121 kasus 9 diantaraya meninggal segera ditindaklanjuti oleh masing-masing wilayah. Dan yang perlu dipersiapkan pula yaitu menuju Kabupaten Sehat pada tingkatan Swasti Saba Wiwerda sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Dihadapan seluruh Kepala SKPD, Bupati Blitar  juga mengharapkan, agar segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait (Perum Perhutani) terutama masalah kelanjutan pembangunan JLS, kawasan wisata serta pengembangan wisata di Kabupaten Blitar.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Blitar, Marhaenis mengingatkan tentang pentingnya loyalitas kepada pimpinan. Selain itu agar setiap SKPD disiplin dalam membuat pertanggungjawaban untuk menghindari adanya penyalahgunaan anggaran dan target untuk mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bisa terwujud. Diharapkan pula agar seluruh SKPD mendukung demi suksesnya program TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Blitar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Drs. Palal Ali Santoso, MM yang hadir dalam rapat itu menjelaskan tentang kriteria kinerja yang harus diperhatikan antara lain: meningkatkan pendapatan daerah termasuk pendapatan penduduk. Selain itu, pemerataan, petumbuhan ekonomi, laju inflasi dan pengurangan angka kemiskinan yang notabene berkaitan dengan lapangan kerja.

Sekedar mengingatkan, pasca pelantikan Bupati/Wakil Bupati Blitar, Kepala Daerah yang dipilih melalui Pilkada serentak 9 Desember 2015 melalui calon tunggal ini juga telah menggelar rapat koordiansi tentang kebencanaan dan tambang di Pendopo Ronggo Hadinegoro pada 22 Pebruari 2016.

About Webmaster Prokopim