RPJMD bukan sekedar Dokumen Administratif, melainkan sebagai Kompas pembangunan dari tingkat Kabupaten hingga Desa, serta Instrumen Evaluasi Kinerja Pemerintah. RPJMD sangat penting dalam Pembangunan Daerah. Hal ini mengemuka pada kegiatan sosialisasi RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2025-2029 dan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Candi Penataran, Selasa, 23 Desember 2025.
Sisilia Dyah Kristiani, S,sos, M.M, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar melaporkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah menyamakan persepsi, terus bersinergi sejlaius sinkronisais serta koordinasi persiapan pelaksanaan APBD 2026 agar bisa terlaksana tepat waktu, tepat sasaran dan akuntabel.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti, S.Sos, M,Si menyampaikan, bahwa pada tahun 2026 nilai transfer ke Daerah Pemerintah Kabupaten Blitar turun lebih dari 300 milyar rupiah, sehingga benar-benar menata ulang prioritas pembangunan pada Tahun 2026. Diharapkan seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, Kades tetap semangat dalam melaksanakan Musrenbang Tahun 2026.

Sebelum mengakhiri kegiatan ini, Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah menekankan beberapa point kepada seluruh yang hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Terus memonitor progress pekerjaan sampai akhir tahun, Cek kembali penempatan rekening belanja, Menjaga konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan, Segera melakukan lelang dini dan konsolidasi pengadaan barang dan jasa, dan segera mengumumkan RUP paling lambat 31 Januari 2025, setelah APBD ditetapkan.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar
