Juara II Stand Terbaik TTI Tahun 2016 Produk Unggulan Kabupaten Blitar Banyak Dimintai Pengunjung

Untuk kesekian kalinya, Kabupaten Blitar mendapat prestasi. Kali ini, Kabupaten dengan sebutan Seribu Candi ini mendapatkan penghargaan sebagai juara II stand terbaik tingkat nasional dalam kegiatan 3rd Banjarmasin Tourism, Trade, Invesment (TTI) Expo Tahun 2016 yang bersamaan dengan Pameran Terpadu Produk Unggulan Jawa Timur di Duta Mall Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang berlangsung  15-18 September 2016. Ini menambah sederatan prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten Blitar sebelumnya.

Bupati Blitar. H.Rijanto menyambut baik dengan prestasi tersebut. Ini artinya, produk unggulan Kabupaten Blitar diminati oleh pengunjung pameran. Menurut orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini, berbagai cara ditempuh oleh Pemerintah Kabupataen Blitar agar produk wilayah ini dikenal masyarakat luas. Diantaranya dengan sering mengikuti pameran baik didalam daerah maupun di luar daerah Kabupaten Blitar seperti  pada TTI 15 September lalu di Banjarmasin. Selain itu, juga melalui Gerakan Ayo Bela dan Beli Produk Kabupaten Blitar yang sudah diikrarkan beberapa waktu lalu di Alun-alun Kabupaten Blitar di Kanigoro. Gerakan tersebut bukan saja selesai saat diikrarkan, namun harus terus menerus digaungkan. Ini menjadi tangungjawab bersama , seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar mulai dari pejabat daerah sampai di tingkat desa/kelurahan, pengusaha, dan  petani. Bupati Blitar berharap, melalui aneka kegiatan,disetiap kesempatan agar menyuguhkan  makanan olahan produk khas Kabupaten Blitar.

Sementara itu terkait data dari Kementerian Perindustrian ada 3 produk IKM yang dijadikan andalan bagi Indonesia dalam menghadapi MEA, yakni fashion, perhiasan dan sepatu. Bupati Blitar menegaskan, kabupaten ini juga memiliki fashion yang bisa diandalkan. Baju Gagrag Manten  yaitu Krisnayana ( pakaian untuk raja) dan Kartika Rukmi (Pakaian untuk ksatria) mulai dikenal oleh masyarakat. Menurutnya inovasi warga Kabupaten Blitar ini menjadi kebanggaan bagi kabupaten ini.

Kedepan menurut Bupati Blitar, produk unggulan akan ditempatkan pada showroom-showroom atau outlet khusus produk unggulan. Tujuannya, pembeli langsung bisa memilih produk yang diinginka. Mengingat selama ini produk UMKM di Kabupaten Blitar masih tersebar di beberapa wilayah, belum terpusat menjadi satu lokasi.  Ini sudah dimulai oleh Desa Karangsono Kecamatan Kanigoro. BUMDes  tersebut memiliki showroom (outlet) yang menjual produk olahan warga Desa Karangsono, seperti sirup belimbing. Bahkan pembeli juga bisa melihat dan memetik belimbing di sekitar showroom.

Bupati Blitar juga menjelaskan, sebagai upaya mendukung Gerakan Ayo Bela dan Beli produk Kabupaten Blitar, pada kegiatan Pertinas V Saka Bakti Husada juga akan digelar pasar rakyat. Ini bertujuan untuk mengakomodir masyarakat yang ingin berjualan di sekitar lokasi serta sebagai sarana untuk mempromosikan produk unggulan Kabupaten Blitar. Mengingat kegiatan yang akan berlangsung selama tujuh hari tersebut akan diikuti oleh sekitar 2500 peserta dari seluruh Indonesia, 11 negara ASEAN , dan dari Amerika Serikat serta Canada.

Di tempat terpisah Heru Pudjiono, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar  menegaskan, Kabupaten Blitar untuk kedua kalinya mendapat penghargaan stand terbaik pada TTI 2016. Tahun sebelumnya, Kabupaten Blitar juara III nasional stand terbaik.  Paad TTI Tahun 2016, omzet di hari pertama mencapai 16 juta rupiah. Ini menandakan bahwa produk unggulan Kabupaten Blitar diminati oleh pengujung.  Harapannya kedepan, Kabupaten Blitar bisa meraih Juara I. Kuncinya, ada kerjasama antara pihak pemerintah daerah dengan UMKM, dengan menanggalkan egosektoral.

Seperti diinformasikan,  ada sekitar 50 macam produk pada stand Kabupaten Blitar  yang merupakan produksi dari semua UKM, diantaranya kripik pisang,  geti, krupuk  puli, kripik cassava, madu mongso dan jenang ketan. Selain itu, kabupaten ini juga membawa beberapa kerajinan dan batik. Hampir semua jenis produk yang dibawa, 98 persen laku terjual. Harga mulai Rp 15 ribu sampai Rp 30 ribu.

 

 

About Webmaster Prokopim