Kampung Ramadhan, Dukung Gerakan Bela Beli Produk Blitar

Kali pertama, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar operasi Pasar TPID Kabupaten Blitar dan Halal Fair Kampung Ramadhan, hasil kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar. Tujuannya, selain meningkatkan tali sillaturahmi antara lembaga termasuk unsur Forpimda juga  sebagai langkah untuk mendukung Gerakan Bela Beli Produk kabupaten Blitar yang telah dicanangkan pada 28 Mei 2016 lalu di Halaman Kantor Kanigoro. Hal ini mengemuka pada pembukaan Halal Fair Kampung Ramadhan, Jumat (1/7) di Kawasan Sekretariat Kabupaten Blitar. Pembukaan Halal Fair Kampung Ramadhan ditandai pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ny.Hj. Ninik Rijanto. Pembukaan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Wakil Ketua TP.PKK Kabupaten Blitar, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, anggota Forpimda serta beberapa Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Yang dilanjutkan dengan kunjungan rombongan ke stand-stand Kampung Ramadhan.

Bupati Blitar, H.Rijanto dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan yang didukung pula oleh Halal Toyiban Universitas Brawijaya tersebut kedepan harus diadakan kembali. Pasalnya, kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain sebagai upaya pengendali inflasi, harga kebutuhan yang murah juga sebagi sarana saling berbagi kepada sesama. Termasuk pemberian santunan  kepada anak yatim untuk berbelanja sendiri sesuai kebutuhan. Mengingat ini jauh lebih bermafaat daripada memberikan paket lebaran. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menegaskan, Kampung Ramadhan juga harus menjadi media dalam kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Blitar.

Dalam kegiatan yang dihadiri anggota Korpri dan akan berlangsung selama tiga hari tersebut, juga diacarakan pemberian secara simbolis voucher belanja kepada kaum duafa oleh Bupati Blitar.

 

Tinggalkan Mental Priyayi

 

Kegiatan pembukaan Halal Fair Kampung Ramadhan, juga dirangkai dengan pengajian  Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Korpri. Kegiatan itu diwarnai dengan pentas hadrah oleh Polwan Polres Blitar, juga tari saman yang diperagakan  anggota Korps Bhayangkara  (Polres) Blitar.

Bupati Blitar, H.Rijanto dalam sambutannya diacara tersebut mengungkapkan, sebagai anggota  ASN atau Korpri harus berbanah  yakni melayani masyarakat dengan sepenuh hati, lebih maksimal. Juga diharapkan anggota Korpri selalu jujur, meningkatkan disiplin dalam bekerja.  Sifat Nabi Muhammad SAW, harus diteladani. Pesan Presiden Joko Widodo dalam peringatan Hari Kopri beberapa waktu lalu ditegaskan, Anggota Korpri harus meninggalkan Mental Priyayi atau penguasa. Sekarang harus melayani masyarakat dengan cepat, tepat, akurat dan murah.  Anggota Korpri juga diminta untuk lebih gigih, inovatif.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga mengingatkan, pada bulan suci ramadhan ini, hendaklah memperbanyak amal ibadah. Sarana untuk memperbaiki diri dalam melayani masyarakat. Hal ini juga disampaikan, KH. Achmad Zamrodji dalam tausiahnya diacara tersebut. Menurut Ketua MUI Kabupaten Blitar ini, usai menjalani ibadah puasa ramdhan, semua harus lebih syar’i. Menjadi insan yang lebih bertaqwa. Bagi anggota Korpri harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Diingatkan pula, pemberian terbaik adalah pemberian Allah SWT, termasuk jabatan. Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik, jika tidak sang pemberi amanah juga murka.  Selain itu, KH. Zamrodji juga mengingatkan supaya dalam sholat hendaknya khusu’, mengingat sholat adalah yang utama, menjadi pertangungjawaban umat manusia.

 

About Webmaster Prokopim