
Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M, bersama Dandim 0808 dan Danyon 511, menghadiri acara Panen Raya Padi Sehat Non Kimia oleh Koperasi Ben Giat Tani di Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon Minggu, 27 April 2025. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pajak Pratama, BI Perwakilan Kediri, dan Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Untuk diketahui, tahun 2024 luas tanam padi di Kabupaten Blitar seluas 44.091 Hektare dengan luas panen 38,734 Hektare, yang menghasilkan 254.999 ton gabah kering panen atau 212.618 ton gabah kering giling. Adapun jenis padi yang dipanen kali ini adalah Benih Padi Papan Lima dan Padi Menik Susu, dengan menggunakan pupuk organik.

Bupati Blitar berharap, kedepan penggunaan pupuk organik akan banyak digunakan oleh para petani di Kabupaten Blitar, selain memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, harga padi organik juga relatif lebih mahal. Sehingga hal ini dapat menambah nilai jual produksi petani. Tentunya dengan harapan agar pihak-pihak terkait dapat memberikan pendampingan dalam hal pendistribusiannya.
Penguatan Ketahanan Pangan ini sejalan tegak lurus dengan cita-cita Presiden Republik Indonesia yaitu swasembada pangan. Karena masalah pangan adalah hal paling fundamental menyangkut kedaulatan rakyat. Melalui kebijakan-kebijakan pro petani Pemerintah Pusat akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mendampingi para petani di Indonesia untuk menuju Indonesia Emas 2045.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar