
Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya mengatasi Covid-19 dari hulu hingga hilir. Mengingat beberapa pekan terakhir terjadi lonjakan kasus confirm di Kabupaten Blitar.Hal ini disampaikan Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Blitar Jumat, 8 Januari 2021 di Ruang Rapat Candi Penataran Kantor Bupati Blitar.
Bupati Blitar, Drs. Rijanto, MM menyampaikan berbagai kebijakan telah ditempuh pemerintah dalam usaha menghadapi pandemi. Seperti diketahui bersama, pada 5 Januari yang lalu pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran terkait penundaan pemberian rekomendasi kegiatan hajatan masyarakat. Menurutnya masyarakat memegang peranan penting dalam perang melawan pandemi.
Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menekankan pentingnya manajamen pelayanan kesehatan dalam langkah treatment. Hal ini ditunjang dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam pemberian prioritas penuh penanganan Covid-19. Ini terbukti dengan pengadaan infrastruktur kesehatan seperti mesin PCR dan Ventilator. Selain itu kualitas tenaga kesehatan juga ditingkatkan untuk menunjang optimalisasi alat tersebut. Harapannya, peningkatan manajemen pelayanan kesehatan dapat menjadi cara yang efektif dalam menghadapi Covid-19.

Lebih lanjut diungkapkan, pihaknya mendorong revitalisasi Kampung Tangguh. Inovasi ini terbukti ampuh melawan Virus Korona di awal pandemi. Menurutnya kerja bersama antar komponan baik pemerintah, swasta maupun masyarakat akan menjadi kunci dalam perang melawan Covid-19.
Senada dengan hal tersebut, dr. Miftahul Huda, PLT Kepala Dinas Kesehatan memaparkan hingga saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah melakukan tes PCR sebanyak 16.776 spesimen dengan hasil 91 % negatif. Pihaknya juga menyampaikan perkembangan kasus konfirm per 7 Januari 2021 dimana jumlah kasus positif mencapai 2217 orang, dengan kesembuhan mencapai 1778 orang.
Menanggapi hal ini, Kapolres Blitar, AKBP. Leonard M.Sinambela, SH, S.I.K, MH menyampaikan pentingnya kajian peningkatan sanksi bagi pelanggar protocol kesehatan. Menurutnya, sanksi yang saat ini diberikan tergolong ringan. sehingga dipandang perlu peningkatan grade sanksi agar masyarakat jera.
Di tempat yang sama Kapolres Blitar Kota, AKBP. Dr. Yudhi Hery Setiawan SIK M.Si berharap agar pencegahan menjadi titik fokus utama. Menurutnya, Pemerintah melalui kebijakannya dan masyarakat melalui disipilin protokol kesehatan menjadi kunci di masa pandemi. Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan disiplin protokol kesehatan, senantiasa memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar