
Bupati Blitar mengadakan Rapat Koordinasi penanganan Covid – 19 secara daring bersama 24 Kepala Puskesmas di wilayah Kabupaten Blitar didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Srengat dan Tim Ahli diruang Direktur RSUD Srengat sedangkan Sekda Kabupaten Blitar mengikuti Rakor di Kantor Pemkab Blitar di Kanigoro. Kamis, 8/7/2021.
Saat ini tingkat kematian akibat Covid – 19 sangat tinggi di Kabupaten Blitar dikarenakan adanya penyakit penyerta atau komorbid, banyaknya lansia yang terpapar dan terlambatnya pasien untuk berobat dikarenakan masih minimnya informasi gejala penyakit Covid – 19 sehingga saat terdeteksi sudah dalam kondisi kritis.
Berdasar data yang ada dilapangan, Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah menyampaikan kepada semua Kepala Puskesmas untuk sigap bersama jajarannya dalam penanganan pasien Covid – 19 dan mengklasifikasikan pasien ini dalam kondisi ringan, sedang, berat atau kritis. Sehingga nantinya beban rumah sakit tidak terlalu berat saat pasien Covid – 19 dirujuk di rumah sakit sudah dengan klasifikasi yang ada. Selalu berkoordinasi dengan 3 Pilar dan bidan desa/kelurahan dalam ketersediaan BOR diwilayah dan adanya warga yang ISOMAN. Bila mengalami kesulitan dilapangan bisa meminta bantuan ditingkat Kabupaten untuk koordinasi lebih lanjut.
Sosialisasi bersama 3 Pilar ditingkat Kecamatan harus terus digalakkan untuk pelaksanaan prokes dan 3T (Tracing, Testing, Treatment) untuk mendeteksi sejak dini bilamana ada masyarakat yang terpapar Covid – 19 dan data yang ada telah tervalidasi. Kecepatan validasi data ini sangat dibutuhkan untuk menekan penyebaran dan menyelamatkan pasien dengan cepat karena 3T bisa dilakukan dengan akurat.
Diakhir Rakor Bupati Blitar memberikan semangat untuk semua tenaga kesehatan untuk berjuang bersama – sama dalam misi kemanusiaan ini. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas sebagi garda terdepan penanganan Covid – 19.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar