BMKG Juanda Surabaya melalui releasenya menyampaikan potensi cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung antara tanggal 6-12 Januari 2020. Kabupaten Blitar salah satu wilayah yang berpotensi adanya curah hujan dengan intensitas lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang yang bisa mengakibatkan bencana hidrometeorologi. Terkait hal itu , Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM, dalam kegiatan Apel Bersama Siaga Bencana, Rabu, 8 Januari 2019 di Alun-alun Kanigoro menyerukan agar masyarakat Kabupaten Blitar lebih waspada, siaga terhadap bencana.
Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan agar seluruh elemen untuk memahami betul daerah rawan bencana yang telah dipetakan oleh masing-masing wilayah. Juga mengaktifkan kembali early warning system, melakukan persiapan dan pengecekan perlengkapan penanggulangan bencana serta selalu koordinasi yang intens diantara semua pihak, baik di tingkat kabupaten sampai ke tingkat desa/kelurahan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar mengungkapkan, Presiden Joko Widodo meminta berbagai pihak untuk bersinergi dan bekerjasama, termasuk meningkatkan giat dalam rangka penanganan bencana, baik giat mitigasi, pencegahan, giat saat terjadi bencana serta pasca bencana. Hal ini sesuai Rekon AMAN NUSA II 2020. Kegiatan operasi Kontinjensi AMAN NUSA II 2020 dilakukan di seluruh wilayah NKRI yang terjadi bencana dengan langkah–langkah antara lain penguatan dan pendampingan psikologi, pencarian, pertolongan, penyelamatan, perlindungan, pengamanan dan evakuasi korban, harta benda, disaster victim identification (dvi) dan penegakan hukum. Merespon arahan Presiden RI tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa malaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh daerah yang ada di Jawa Timur guna antisipasi bencana hidrometerologi. Untuk itu, Bupati Blitar berpesan, agar menginformasikan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Seluruh pemangku kepentingan, elemen masyarakat termasuk relawan harus kompak mengantisipasi bencana dan ketika terjadi bencana. Masyarakat juga diminta untuk memanfaatkan media sosial seperti grup whatsapp jika terjadi bencana. Bahkan bisa menghubungi hotline PUSDALOP BPBD Kabupaten Blitar dengan nomor 082231311717.
Untuk diketahui, apel bersama siaga bencana ini dihadiri oleh Anggota Forkopimda, Kepala OPD, Camat, dan Muspika. Peserta apel diantaranya PMI, Tagana, Tim Reaksi Cepat Dinas Kesehatan, TNI/POLRI, Pramuka, ORARI RAPI, PDAM, dan Dinas Perhubungan.
Usai pelaksanaan apel, Bupati Blitar yang didampingi beberapa undangan melakukan pengecekan peralatan penanggulangan bencana.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar



