Pemerintah Kabupaten Blitar terus berbenah, diantaranya dibidang infrastruktur. Salah satu infrastruktur jalan yang dibangun adalah jalan Bantaran Desa Semen, Kecamatan Gandusari. Pelurusan jalan tersebut sangat strategis karena menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang. Harapannya, dengan pelurusan jalan ini arus transportasi semakin mudah, meminimalisir kecelakaan, karena sebelumnya jalan ini berkelok-kelok atau dikenal dengan Lingkar S, sempit dan rusak. Juga mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dari Kabupaten Malang maupun Kota Batu ke Kabupaten Blitar. Demikian ungkapan Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM saat meresmikan pelurusan jalan Bantaran, Senin, 8 April 2019.
Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menyampaikan, adanya pelurusan ini hubungan antar lalu lintas Blitar – Malang semakin lancar dan roda ekonomi di Blitar utara semakin lancar. Wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu bisa tertarik untuk mengunjungi Kabupaten Blitar. Mengingat saat ini Pemerintah Kabupaten Blitar sedang gencar membangun wisata di Blitar Utara seperti kawasan wisata Sirah Kencong, Rambut Monte Krisik, maupun kawasan wisata yang dikelola oleh Pokdarwis Puspo Jagad di Desa Semen.
Untuk diketahui, kegiatan pelurusan jalan bantaran ini dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2018. Bertujuan untuk memperbaiki bentuk geomatrik jalan pada ruas jalan Tulungrejo-Pagersari Kecamatan Gandusari. Sehingga dapat menciptakan fungsi jalan yang baik, memenuhi persyaratan kenyamanan keamanan termasuk mengurangi resiko kecelakaan serta untuk mendapatkan nilai efisiensi yang optimal. Harapannya pembangunan jalan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperlancar perekonomian. Proyek ini dilaksanakan dengan APBD Rp.6.106.038.000 meliputi jalan hotmix seluas 7x 350 meter, 2 jembatan dengan bentang 6×10 meter dan sarana pendukung berupa saluran sepanjang 350 meter dan talud serta marka jalan sepanjang 500 meter.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga meresmikan pembangunan instalasai pengolahan air limbah komunal IPAL komunal. Ini merupakan sarana yang dibangun untuk memberikan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat. Pada Tahun 2018 lalu telah dibangun 5 lokasi yaitu Desa Gandusari dan Desa Kesamben, dan Kelurahan Wlingi. Total anggaran dipergunakan untuk pembangunan sekitar Rp. 2,17 milyar yang memberikan manfaat kepada 300 rumah tangga dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 1500 jiwa.
Kegiatan tersebut juga diacarakan pemberian sertifikat hasil PTSL. Kegiatan ini dimulai sejak 2017. Dari target 21.500 telah tersampaikan sekitar 20.800 lembar dimana capaian secara nasional 5 juta sertifikat. Tahun 2018 capaian nasional 7 juta bidang dan untuk
Kabupaten Blitar dari target pengukuran 48 ribu terealisasi 52 ribu bidang dan sertifikat 9 ribu bidang, dengan 594 diantaranya diserahkan pada kesempatan kali ini. Yakni Desa Semen sebanyak 300 sertifikat dan Desa Slumbung 249 sertifikat.
Sebelumnya, Bupati Blitar dan rombongan meninjau pelaksanaaan Ujian Nasional di SMA Talun dan mengecek 2 gudang surat suara di Desa Bence dan Kendalrejo. Bupati Blitar menegaskan, pada tanggal 17 April 2019, bagi masyarakat Kabupaten Blitar datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar

