Menjelang Hari Raya Nyepi 1940 Saka, umat Hindu se-Blitar Raya melaksanakan upacara Melasti di Pantai Jolosutro, Kecamatan Wates Kabupaten Blitar pada Minggu (11/3/2018). Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Blitar mendukung penuh tradisi tahunan umat Hindu ini supaya menjadi daya tarik wisatawan. Dari tahun ke tahun baik kuantitas maupun kualitas kegiatan ini ada peningkatan. Menurutnya, bisa memberikan multi efek kemasyarakat secara umum dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar pantai Jolosutro.
Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan, kegiatan ini berbeda dari tahun lalu. Melasti kali ini diawali dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Pagi harinya, dilakukan acara Melasti. Pada momemtum ini dilangsungkan penyucian alat-alat keagamaan dan melarung hasil bumi ke laut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Muspika Kecamatan Wates, Kepolisian, TNI, DPRD Kabupaten Blitar dan segenap masyarakat umat Hindu yang tergabung di Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten/Kota Blitar. Karena kekompakan dan semangat gotong royong dari seluruh elemen, kegiatan ini berlangsung tertib. Menurut Bupati Blitar, semangat kekompakan, kegotong royongan ini dimiliki sejak nenek moyang seperti filosofi yang dimiliki Bung Karno. Untuk itu, diharapkan seluruh masyarakat berbagai latar belakang agama, pendidikan, status sosial ekonomi yang berbeda tetap menjaga kerukunan, kekompakan dan senantiasa mengobarkan semangat gotong royong. Ini sesuai tema kali ini, ‘Melalui Catur Brata Penyepian Kita Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Keberagaman Dalam Menjaga Keutuhan NKRI’.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Raya Nyepi, Parnadi, menyampaikan upacara Melasti di Jolosutro merupakan tradisi yang bertahan sejak era nenek moyang. Acara ini digelar supaya seluruh umat Hindu dapat menjaga keharmonisan dan bisa memajukan masyarakat di lingkungan masing masing. Dan seluruh suku RAS bisa hidup damai berdampingan sebagai kunci dalam hidup beragama. Diakhir sambutannya, Pamadi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moril dan materiil, sehingga umat Hindu Blitar Raya kembali bisa melaksanakan upacara ini.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar