Jembatan Damarwulan, Media Pererat Sillaturahmi Dua Desa

Progress pembangunan di Kabupaten Blitar sangat pesat. Satu diantaranya dengan dibangunnya Jembatan Damarwulan di Desa Sawentar, Kecamatan  Kanigoro. Jembatan yang menguhubungkan masyarakat Dusun Bendelonje Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun dengan Dusun Centong, Desa Sawentar, Rabu (24/1) sekitar pukul 20.00 WIB diresmikan oleh Bupati Blitar, Drs.Rijanto, MM.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menyampaikan, Jembatan Damarwulan bisa menghubungkan sillaturahmi antara dua desa, dua kecamatan. Masyarakat tidak perlu risau, karena jalan pada jembatan termasuk drainase akan dibenahi secara bertahap. Jalan ini mungkin akan menjadi jalur alternatif, mengingat jalan protokol Kota Kanigoro mulai padat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga berpesan, agar masyarakat mendukung penataan Kota Kanigoro, pembangunan Pasar di Kelurahan Satreyan, pembangunan taman area publik dan patung Bung Karno.

Di tempat yang sama, Ketua Pantia Penyelenggara pembangunan Jembatan Damarwulan, Damar Amanu yang juga anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Blitar menyampaikan, ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blitar yang telah mendukung pembangunan jembatan tersebut.  Jembatan tersebut selesai juga berkat kerjasama seluruh pemuda kedua desa. Dinamakan Jembatan Damarwulan, karena diambilkan dari kata ndamar yang artinya  orang kecil pencari rumput. Jembatan ini dulu sering dilalui pencari rumput yang saling akrab bertegur sapa. Harapannya, dengan dibangunnya Jemabatan Damarwulan ini, sillaturahmi kedua dusun semakin akrab.

Seperti diketahui,  peresmian Jembatan Damarwulan ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati Blitar yang disaksikan oleh Kajari dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar. Selain itu juga penyerahan gunungan oleh Bupati Blitar kepada Ki Dalang Redi. Lakon  dalam pegelaran wayang kulit semalam suntuk  tersebut yakni Rama Tandak. Lakon ini mengisahkan Rama membangun jembatan untuk menyelamatkan istrinya Dewi Sinta dari Rahwana yang telah menculiknya.

 

 

 

About Webmaster Prokopim