Refleksi HKN ke-52 Tahun 2016 PSN, Solusi Berantas Nyamuk Dengan Mudah dan Murah

Demam Berdarah masih menjadi penyakit yang memerlukan perhatian khusus. Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek saat kunjungannya ke Kabupaten Blitar pada 21 Oktober 2016 mengungkapkan, pemberantasan nyamuk masih menjadi konsentrasi utama Kementrian Kesehatan, karena iklim negara Indonesia sangat berpengaruh dalam proses perkembangannya. Harus disadari bahwa penyakit bukan saja dari virus, kuman namun juga hewan. Terkait hal itu, Wakil Bupati Blitar, Marhaenis, pada kegiatan Upacara Pembukaan Pekan Olahraga (POR) Bidang Kesehatan Dalam Rangka  Hari Kesehatan Nasional ke-52 dan Pencanangan Bulan Bhakti PSN Tahun 2016 di Lapangan Desa Bendosewu, Jumat (4/11) menegaskan, setiap rumah  harus menjaga kebersihan. Ini dapat berkembang menjadi kebersihan lingkungan, terbebas dari jentik nyamuk. Melalui gerakan Pembarantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak, Kabupaten Blitar  diharapkan benar-benar bisa bebas dari nyamuk penyebab DB.  Sehingga angka kasus penderita DBD bahkan kasus meninggal akibat DBD ini menurun.  Seperti diketahui, jumlah penderita DBD sampai dengan Oktober 2016 sekitar 297 orang, 7 diantaranya meninggal.

Wakil Bupati Blitar mengungkapkan, pemberantasan nyamuk penyebab DB harus dalam kegiatan konkrit. Diantaranya 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur)  juga  Gerakan PSN . Melalui Tema, “ Masyarakat Indonesia Sehat, Indonesia Kuat,”, Orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini mengajak seluruh Camat, Kades/Lurah se-Kabupaten Blitar untuk mensukseskan gerakan PSN. Mengingat PSN ini kegiatan yang murah, mudah untuk memberantas nyamuk. Bahan yang digunakan gerakan ini juga tidak berbahaya. Gerakan PSN harus aktif disosialisasikan, karena harus dilakukan secara kontinu. Diharapkan, 1 rumah memiliki 1 jumantik. Wabup juga mengingatkan, agar masyarakat mengupayakan penggunaan kelambu sewaktu tidur. Karena lebih efektif dan efisien.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Blitar ini berpesan, agar para tenaga kesehatan meningkatkan profesionalisme dengan mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bekerja sesuai dengan SOP serta selalu membudayakan hidup bersih dan sehat.

Diakhir sambutannya, Wakil Bupati Blitar memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan di RSUD. Ngudi Waluyo Wlingi serta seluruh Puskesmas  yang ada di kabupaten ini, yang sudah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan baik. Harapannya, antara fungsional maupun struktural tetap menjalin kekompakan sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih optimal.

Sebelumnya, Ketua panitia kegiatan tersebut menyampaikan, peringatan HKN ke-52 Tahun 2016 ini diiisi dengan berbagai kegiatan diantaranya; POR dengan cabang pertandingan tarik tambang dan kelereng estafet., lomba PHBS, Lomba Taman Posyandu, Lomba Posyandu Lansia. Semua kegiatan diikuti oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas, RSUD. Ngudi Waluyo, dan Klinik kesehatan. Pada tanggal 9 Nopember 2016 akan diadakan Deklarasi ODF , pembagian 750 paket sembako kepada masyarakat miskin  dengan  masing-masing paket seharga RP.150.000, jalan sehat 1000 peserta dan puncak peringatan HKN pada 17 Nopember 2106 di Halaman Kantor Bupati Blitar di Kanigoro.  Tujuan dari semua kegiatan tersebut sebagai ajang menjalin sillaturahmi jajaran kesehatan dengan masyarakat juga meningkatkan hidup bersih dan sehat.

Kegiatan yang dihadiri seluruh Sekretaris Kecamatan, Lurah/Kades se-Kecamatan Talun tersebut ,diacarakan penyerahan secara simbolis alat PSN oleh Wakil Bupati Blitar. Juga pemberian hadiah bagi kontingen dengan kategori kontingen paling awal  hadir dan kontingen paling rapi pada Upacara Pembukaan Pekan Olahraga (POR) Bidang Kesehatan dalam rangka  Hari Kesehatan Nasional ke-52 dan Pencanangan Bulan Bhakti PSN Tahun 2016.

Kriteria kontingen kedatangan lebih awal (hadir paling dulu) yaitu Kontingen Puskesmas Gandusari (pukul 05.45 WIB), kontingen Puskesmas Nglegok (pukul 05.55 WIB), dan kontingen Puskesmas Doko (05.56 WIB). Untuk kriteria kedisiplinan dan kerapian dimenangkan oleh  Puskesmas Doko dengan nilai 288, Puskesmas Nglegok total nilai 284 dan Puskesmas Boro nilai 275.

Usai penyerahan hadiah, Wakil Bupati Blitar yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan serta undangan yang hadir mengunjungi sekolah dan rumah warga sebagai lokasi pencanangan PSN. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Blitar menguras bak mandi dan mengubur barang-barang sampah.

 

About Webmaster Prokopim