Pertinas SBH, Wujudkan Generasi Tanggap dan Peduli Kesehatan

Perkemahan Tingkat Nasional Saka Bakti Husada (Pertinas SBH) V yang berlangsung 17-23 Oktober 2016 di  Bumi Perkemahan Serut telah berakhir. Ini ditandai dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam sambutannya pada kegiatan penutupan Pertinas SBH V, Sabtu (22/10), Sekjen Kemenkes RI ini menyampaikan bahwa kegiatan Pertinas SBH  yang melibatkan sekitar 2500 peserta ini banyak menghasilkan pengalaman baik fisik maupun non fisik. Harapannya bisa diaplikasikan di daerah asal masing-masing peserta. Di bidang kesehatan,  harus lebih baik. Mengingat kesehatan milik masyarakat yang harus menjadi tanggungjawab bersama. Para peserta bisa lebih hidup bersih, sehat dan terawat menjadi contoh masyarakat , memberikan motivasi untuk hidup lebih sehat. Atau dengan kata lain, kader kesehatan peserta Pertinas bisa menjadi mitra masyarakat di bidang kesehatan. Jika masyarakat hidup sehat, derajat perekonomian mereka turut meningkat. Menurutnya, patut diapresiasi pula bahwa dalam Pertinas SBH V ini ada 2000 kader kesehatan yang siap berperan dalam Gerakan Indonesia Sehat.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan Pertinas SBH V di Bumi Perkemahan Serut Kabupaten Blitar. Melalui kegiatan lima tahunan ini, gerakan hidup sehat bisa menjadi budaya di Indonesia.

Sementara itu, Bupati Blitar, H.Rijanto menyampaikan, kegiatan ini sangat bermanfaat. Bisa saling kenal dengan peserta lain yang berasal dari seluruh pelosok tanah air, membandingkan wawasan, keterampilan sehingga bisa saling tukar ilmu dan pengalaman. Juga sebagai ajang kegiatan inovatif dan kreatif.  Selain itu makna dari Pertinas SBH ini adalah persaudaraan, kekeluargaan, saling bantu, sikap kepemimpinan yang bijaksana dan tangungjawab bisa tumbuh melalui kegiatan ini. Sehingga muncul generasi yang terampil, tanggap, peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan masyarakat.

Dihadapan undangan yang hadir, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini meminta Pertinas SBH ini dilaksanakan setiap setahun atau dua tahun sekali. Mengingat, kegiatan Pertinas baik fisik maupun non fisik sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Diakhir sambutannya, Bupati Blitar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak termasuk masyarakat  disekitar Bumi Perkemahan  Serut yang telah mensukseskan kegiatan Pertinas SBH V. Bupati Blitar juga mengingatkan kepada peserta khususnya yang dari luar Kabupaten Blitar untuk membeli oleh-oleh khas Kabupaten Blitar.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Nasional Pertinas SBH V, Irvan Eko Harianto menyampaikan, peserta Pertinas SBH V yang diadakan  pada tanggal 17-23 Oktober di Bumi Perkemahan Serut sekitar 2500 orang dari 34  Kwartir Daerah Cabang Pramuka. Hasil dari kegiatan tersebut berupa kegiatan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik antara lain; penghijauan sekitar 500 pohon di wilayah sekitar lokasi Pertinas SBH V, pengecatan pos kesehatan masyarakat. Untuk kegiatan non fisik diantaranya, penyuluhan kesehatan, penyuluhan gigi dan mulut, gizi, sanitasi pangan. Selain itu juga kegiatan pendalaman krida, wawasan kebangsaan, ketangkasan, jumpa tokoh, wisata, life skill, pameran, seni budaya juga kegiatan persahabatan. Harapannya, pasca kegiatan Pertinas SBH ini, kesehatan bisa terjaga.

Pada kesempatan tersebut diacarakan pula penyerahan Word Record kepada Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti  Husada Tingkat Nasional, Kwarnas Gerakan Pramuka, Kementerian Kesehatan,  Gubernur Jawa Timur, Bupati Blitar, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kwarda Pramuka Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dan Kwartir Cabang Kabupaten Blitar. Juga diacarakan pemberian penghargaan peralatan clean, creative and recpect diantaranya kepada  Rowty Harma Putra kontingen dari Jawa Tengah, Sri Devi dari Sulawesi Selatan, Azizah Nur Abbas dari Gorontalo, Fikri Abdullah  dari Kota Probolinggo dan Deasy kontingen dari Kabupaten Trenggalek. Acara yang dihadiri antara lain oleh Perwakilan dari Saka Husada, Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang organisasi dan hukum, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, seluruh anggota Forpimda, Kepala SKPD tersebut, juga diwarnai hiburan wayang kulit dan band dari Ibukota Jakarta.

Seperti diketahui, pembukaan Pertinas SBH V di Bumi Perkemahan Serut, Senin (17/10) dibuka secara langusng oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf. Tema dalam kegiatan ini , “Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Sebagai Kader Kesehatan Berkarakter Siap Berperan Dalam Gerakan Indonesia Sehat,”. Kegiatan  Pertinas SBH V ini  meliputi kegiatan yang bersifat umum, kegiatan fisik diantaranya melakukan pengecatan pos kesehatan desa, kunjungan ke Posyandu, penghijauan, juga kegiatan non fisik antara lain penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, gizi, sanitasi pangan. Selain itu juga kegiatan pendalaman krida, wawasan kebangsaan, ketangkasan, jumpa tokoh, wisata, life skill, pameran, seni budaya juga kegiatan persahabatan. Maskot Pertinas SBH V di Kabupaten Blitar berupa telur.  Mengingat Kabupaten Blitar merupakan daerah penyuplai telur nasional. Rata-rata dalam sehari mampu memproduksi telur sekitar 250 ton. Telur atau dalam bahasa Jawa disebut dengan tigan. Sehingga maskot dalam kegiatan tersebut dinamakan Tigano dan Tigani.

Pemerintah Kabupaten Blitar juga menyuguhkan gelar Produk Unggulan Kabupaten Blitar yang terletak di selatan kawasan perkemahan. Ini sebagai upaya mendukung Gerakan Ayo Bela Dan Beli Produk Kabupaten Blitar sekaligus memperkenalkannya kepada para peserta. Mereka bisa membeli produk Kabupaten Blitar sebagai oleh-oleh seperti geti, jenang, maupun makanan khas  Kabupaten Blitar yang lain.

 

 

 

 

About Webmaster Prokopim