Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar turut andil dalam serangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 Tahun 2016 di Desa Sukoanyar Kecamatan Kesamben. TP PKK berperan langsung pada kegiatan pemasanga alat kontrasepsi, kunjungan ke Posyandu balita dan Posyandu lansia, penyerahan bingkisan kepada balita juga pemberian makanan dan minuman kepada anggota TNI yang sedang melakukan kegiatan TMMD di lokasi tersebut. Kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ny.Hj.Ninik Rijanto beserta anggota pada Kamis (6/10) di Desa Sukoanyar didampingi anggota Persit Candra Kirana serta Camat Kesamben.
Dalam sambutannya, Ny.Hj.Ninik Rijanto mengingatkan kembali tentang pentingnya Program KB. Program dari pemerintah ini solusi untuk memutus mata rantai kemisikinan di Indonesia. Ketua TP PKK juga berpesan, kepada para ibu khususnya yang mempunyai anak usia balita agar rajin memantau tumbuh kembang anak-anaknya melalui Posyandu. Posyandu bukan sabatas tempat anak untuk ditimbang dan mendapat tambahan gizi, namun para ibu juga bisa melakukan konsultasi kesehatan putra-putrinya kepada bidan desa maupun para kader Posyandu. Para lansia juga diharapkan aktif datang ke Posyandu lansia. Posyandu lansia / kelompok usia lanjut merupakan suatu bentuk pelayanan kesehatan bersumber daya masyarakat yang dibentuk oleh masyarakat berdasarkan inisiatif dan kebutuhan itu sendiri khususnya pada penduduk usia lanjut (berusia 60tahun keatas). Tujuan pembentukan posyandu lansia secara garis besar antara lain , meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia, mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan disamping meningkatkan komunikasi antara masyarakat usia lanjut.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK juga berpesan, para kader agar kooperatif dalam mensukseskan kegiatan TMMD ke-97 Tahun 2016. Untuk masyarakat diharapkan turut berperan dalam menjalankan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3 M yakni menutup, menguras, dan mengubur. Juga disarankan untuk setiap rumah memiliki petugas jumantik. Sehingga setiap rumah bebas dari jentik nyamuk, ini juga dalam rangka meminimalisir penyakit yang disebabkan oleh nyamuk misalnya demam berdarah.
Seperti diketahui, pembukaan TMMD ke-97 Tahun 2016 di Kecamatan Kesamben dihadiri oleh Kepala Bakorwil Madiun, Dr. Gathot Hendro Priyono, SH, C.N.M.Hum. Kegiatan yang akan berlangsung dari 20 September sampai dengan 19 Oktober 2016, di Desa Sukoanyar Kecamatan Kesamben inibertemakan ”Dengan Semangat Kemanunggalan dan Kerjasama Sektoral Serta Lintas Komponen Bangsa, Kita Tingkatkan Percepatan Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat” . Sasaran fisik TMMD ke-97 Tahun 2016 yakni peningkatan kualitas jalan Desa Sukoanyar sepanjang 2.032 M, lebar 3 M, rabat jalan Dsn.Sukoanyar sampai dengan Dsn.Sumbernongko dengan panjang 779 M dan lebar 2 meter (dua sisi masing-masing 1 meter), pembangunan jalan makadam Dsn. Sukoanyar sampai dengan Dsn.Sumbernongko panjang 648 M dan lebar 3 meter, pembangunan jalan beton Dsn.Sukoanyar sampai dengan Dsn.Sumbernongko panjang 305 M dan lebar 3 M, pelebaran jembatan panjang 3,6 M dan lebar 1,5 M (satu sisi), pembangunan plat deker 4 unit (1 unit panjang 5 M dan 3 unit panjang 7 M), pembangunan saluran air panjang 15 M, tinggi 0,05 M, lebar 0,05 M. Untuk sasaran tambahan pembangunan fisik yaitu renovasi mushola 1 unit, renovasi pura 1 unit, renovasi rumah 10 unit dan perbaikan Pos Kamling 3 unit.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar