LPMD, Mitra Memberdayakan Masyarakat

Bupati Blitar menerima kunjungan Tim Penilai LPMD/K Jawa Timur
Bupati Blitar menerima kunjungan Tim Penilai LPMD/K Jawa Timur

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) merupakan lembaga atau wadah yang dibentuk atas prakarsa masyarakat yang difasilitasi pemerintah desa melalui musyawarah dan mufakat. LPMD,  mitra pemerintah desa dalam menampung dan mewujudkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat di bidang pembangunan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berinisiasi  memberikan penghargaan kepada LPMD yang berkinerja baik, sesuai aturan. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jatim melalui Bapemas Provinsi memberikan dorongan agar LPMD lebih hidup, lebih bisa berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat desa. Hal ini disampaikan Drs. Darmin, M.Si, Ketua Tim Penilai Lapang Kinerja LPMD/K Tahun 2016 Tingkat Provinsi Jawa Timur di Desa Pasirharjo, Sabtu (30/7).

Dasar pembentukan LPMD yang notabene dulu adalah LKMD diantaranya pasal 150 Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan  Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Juga  Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 51 Tahun 2015 tentang kelembagaan desa/kelurahan. LPMD berkedudukan sebagai lembaga yang bersifat lokal dan merupakan mitra kerja Pemerintah Desa dalam bidang pembangunan. Hubungan kerja LPMD dengan pihak lain bersifat kemitraan. Pihak lain sebagaimana dimaksud adalah Pemerintah Desa, BPD, dan Lembaga Kemasyarakatan Desa lainnya. Melalui kerja keras LPMD dengan masyarakat, diharapkan tingkat perekonomian masyarakat desa semakin meningkat. Dihadapan undangan yang hadir, Darmin memberikan apresiasi kepada Bapemas Kabupaten Blitar karena bintek, pembinaan lain kepada lembaga masyarakat desa termasuk LPMD mampu menjadi contoh bagi desa yang lain di Jawa Timur. Mengingat LPMD Desa Pasirharjo bisa menjadi nominator lomba  Lapang Kinerja LPMD/K Tahun 2016 Tingkat Provinsi Jawa Timur bersama daerah lain antara lain Kota Madiun, Kota Malang dan Kabupaten Jember.

Sementara itu Wakil Bupati Blitar, Marhaenis yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, A.Husein dalam sambutannya mengungkapan, rasa bangga karena LPMD Desa Pasirharjo mampu mengikuti penilaian Lapang Kinerja LPMD/K Tahun 2016 Tingkat Provinsi Jawa Timur. Mengingat Desa Pasirharjo era Tahun 1980-an adalah desa tertinggal. Perekonomian masyarakatnya cukup memprihatinkan. Harapannya, LPMD Desa Pasirharjo mampu menjadi jawara dan  kegiatan ini bisa menjadi motivator bagi seluruh LPMD/K di Kabupaten Blitar, agar lebih bersemangat, kreatif, dalam rangka membantu pemerintahan desa dalam penyelenggaraan pembangunan. Orang nomor dua di Kabuapaten Blitar ini juga berpesan agar Kepala Desa selaku penanggungjawab kegiatan pemerintahan di desa dapat lebih meningkatkan peran dan fungsi LPMD/K di desa/ kelurahan masing-masing. Sehingga pelaksanaan pembangunan berlangsung lancar, baik sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, sebelum meninjau langsung baik admnistrasi maupun hasil pembangunan LPMD Desa Pasirharjo, Tim Penilai mendengarkan paparan satu diantara anggota LPMD Desa pasirharjo. Seperti diketahui, Desa ini diberinama Pasirharjo oleh presiden RI pertama , Ir. Soekarno pada Tahun 1948. Nama desa ini diambil dari nama camat pertama di wilayah ini yakni Harjo. Dan pasir karena daerah ini banyak pasir dari letusan Gunung Kelud. Pasca reformasi, desa ini terus berbenah dari berbagai sisi terutama dibidang pembangunan. Visi LPMD Desa Pasirharjo yaitu Mewujudkan Pembangunan Desa. Selama ini LPMD telah memiliki papan informasi . Tujuannya untuk menyampaikan kepada amsyarakat tentang program yang akan berlangsung, waktu pelaksanaan dan pasca pelaksanaan, dalam hal ini adalah pertangungjawaban dari kegiatan yang sudah dilaksanakan.Selain itu,pertanggungjawaban kegiatan bersifat akuntabel. Juga semangat gotong royong dan demokratis selalu dikedepankan dalam proses pembangunan. Dijelaskan pula, pembangunan LPMD tidak hanya berupa saluran irigasi maupun rabat jalan, namun juga kios yang didanai dari BUMdes. Sampai dengan bulan ini, kios yang sudah terbangun sekitar 4 unit. Bahkan juga telah memiliki mesin molen (alat pencampur sirtu) sehingga tidak perlu menyewa.

About Webmaster Prokopim