Temu Anak 2026 Jadi Ruang Dialog Wujudkan Generasi Blitar Berdaya dan Berjaya

Anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, dan media. Anak bukan sekedar obyek pembangunan, tetapi merupakan subjek yang memiliki hak untuk didengar, dilibatkan, dan diberikan ruang untuk tumbuh, berkembang, serta berpartisipasi dalam setiap proses pembangunan yang menyangkut masa depan.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM., dalam acara Temu Anak dan Dialog Bersama Bupati Blitar dalam Rangka Kampanye Perlindungan Anak Tahun 2026, dengan tema “Melalui Sinergi dan Partisipasi Anak Wujudkan Generasi Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya”, di Ruang Rapat Candi Penataran Kantor Bupati Blitar. (Selasa 30 Juni 2026)


Kegiatan ini diikuti sejumlah 100 anak dari Forum anak Kabupaten Blitar, Anak jenjang SMP dan SMA, dan anak difabel. Dalam kesempatan ini , selain melakukan dialog dengan Bupati, Forum anak Kabupaten Blitar juga menyampaikan Penyusunan Suara Anak 2026 yang memuat 18 (delapan belas) suara anak.

Bupati menilai, kegiatan positif ini dapat menjadi ruang dialog yang produktif, melahirkan gagasan-gagasan positif, memperkuat kepedulian seluruh pihak terhadap perlindungan anak, sekaligus membangun generasi Kabupaten Blitar yang cerdas, sehat, berakhlak mulia.

Bupati juga berharap, seluruh pihak dapat bersinergi dalam memberikan yang terbaik bagi anak-anak guna menjemput Indonesia Emas 20245 dan menciptakan Kabupaten Blitar yang berdaya dan berdaya.

About prokopim