Bupati Blitar Apresiasi Maestro Barongan Kucingan Blitaran, Teguhkan Pelestarian Budaya Lokal

Barongan Kucingan merupakan bagian dari kekayaan tradisi yang hidup di tengah masyarakat Blitar. Pagelaran Barongan Kucingan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Blitar (HJB) ke-702.

Barongan Kucingan yang digelar di Alun-Alun Lodoyo malam ini membawa tema “Cermin Budaya Blitar, Cita Rasa Bangsa Indonesia”. Dimainkan sebanyak
1 Maestro Barongan Kucingan Blitaran,
1 Pelestari Barongan Kucingan Blitaran, dan 70 penari pembarong blitaran.


Pagelaran ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya dan menjadikan budaya lokal sabagai kekuatan untuk memajukan Blitar. Tahun ini,
Barongan Kucingan Blitaran diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Kabupaten Blitar.

Kegiatan ini disaksikan oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM., Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI, Kepala Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, Forkopimcam Sutojayan, dan masyarakat Blitar. (Sabtu 1 Agustus 2026)

Bupati memberikan apresiasi kepada para pegiat budaya dan antusias dari seluruh masyarakat atas pagelaran ini. Selain untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, kegiatan ini juga upaya melestarikan, memperkenalkan, dan menguatkan identitas budaya khas Blitaran.

Lebih lanjut, Bupati menyebutkan bahwa semangat HJB ke-702 yang membawa tema “Blitar Raharja , Blitar Kuncara” ini dapat menjadi motivasi untuk melestarikan budaya, mengembangkan pariwisata, memperkuat ekonomi rakyat, dan serta persatuan demi kemajuan daerah, sehingga bisa membawa Blitar yang raharja dan kuncara.

About prokopim