Sosialisasi Tata Kelola MBG, Bupati Rijanto dan Wabup Beky Tegaskan Komitmen Sukseskan MBG Secara Optimal

Bupati Blitar Rijanto, didampingi Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Pengawasan dan Pemantauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar di Hall Puri Perdana Hotel pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda Blitar, Satgas MBG, serta Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan dari Kabupaten Blitar, Kota Blitar, dan Kabupaten Nganjuk.

Direktur Sistem Pemenuhan Gizi Enny Indarti dalam laporannya menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis bertujuan meningkatkan asupan gizi sekaligus pengetahuan gizi bagi kelompok sasaran. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan prestasi peserta didik, membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM lokal.


Lebih lanjut, Enny Indarti menjelaskan bahwa penguatan kemitraan dan peran pemerintah sangat penting dalam mendukung keberhasilan program MBG. Beberapa langkah yang dilakukan di antaranya penjaminan mutu dan keamanan pangan, penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), penyediaan serta pendataan penerima manfaat, hingga pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha yang terlibat dalam program tersebut.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II Albertus Dony Dewantoro menyampaikan sejumlah permasalahan yang masih dihadapi oleh SPPG di wilayah Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Nganjuk. Permasalahan tersebut meliputi aspek infrastruktur, manajemen organisasi, serta beberapa kendala terkait menu makanan dan distribusi di wilayah. Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi dan penguatan tata kelola ini, pelaksanaan program MBG dapat berjalan sesuai dengan Peraturan Presiden dan Standar Operasional Prosedur yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.


Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mencegah stunting, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberian makanan bergizi secara rutin.

Bupati Blitar juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Blitar saat ini terdapat 169 SPPG yang tersebar di 22 kecamatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 96 SPPG telah beroperasi, sementara 73 SPPG masih dalam tahap persiapan. Program ini telah menjangkau sekitar 204.819 penerima manfaat dari lembaga pendidikan serta 13.424 penerima manfaat dari kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Dengan demikian, total keseluruhan penerima manfaat mencapai 218.243 orang.


Bupati Rijanto menambahkan bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara optimal. Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini sehingga seluruh sasaran dapat merasakan manfaatnya. Melalui pelaksanaan program ini diharapkan angka stunting di Kabupaten Blitar dapat terus menurun, status gizi masyarakat semakin meningkat, serta perekonomian lokal dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

About prokopim