Rakor Bongkar Ratoon 2025: Strategi Pemerintah Kabupaten Blitar Tingkatkan Rendemen dan Produktivitas Tebu

Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Bongkar Ratoon Tebu Kabupaten Blitar Tahun 2025 yang berlangsung di Gazebo Pendopo Ronggo Hadinegoro pada Senin, 1 Desember 2025.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Bakesbangpol, stakeholder, serta perwakilan Kelompok Tani Tebu dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Ir. Setiana, MM menjelaskan bahwa Program Bongkar Ratoon merupakan langkah peremajaan tanaman tebu melalui pembongkaran tanaman tebu lama yang produktivitasnya telah menurun, kemudian diganti dengan bibit tebu varietas unggul bersertifikat. Program ini dilaksanakan sebagai upaya mengatasi rendahnya produktivitas tanaman tebu akibat usia tanaman yang tua, rendahnya rendemen gula, serta kebutuhan regenerasi dan peningkatan produksi.


Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan produktivitas tebu, peningkatan rendemen gula, serta percepatan tercapainya swasembada gula nasional, dimana target nasional produksi gula sebesar 3,2 juta ton saat ini baru terealisasi sekitar 2,46 juta ton.

Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan program bongkar ratoon melalui pendampingan teknis, pembinaan kepada petani, penyediaan pupuk subsidi, serta penguatan kelembagaan petani tebu di Kabupaten Blitar.

“Program ini bukan hanya untuk mendukung swasembada gula nasional, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan para petani tebu di Kabupaten Blitar. Semoga dengan sinergi yang baik antar seluruh pihak, produktivitas tebu akan meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujar Bupati Rijanto.

About prokopim