Sekitar 1064 peserta yang terdiri dari 25 orang, dua pendamping dan satu orang pemimpin kontingen dari seluruh Provinsi Jawa Timur (33 kabupaten/kota) menggelar Temu Karya Sukarelawan Tahun 2017 pada 26-30 Juli di Bumi Perkemahan Serut, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai dan melihat kemampuan sukarelawan di PMI Jawa Timur, sekaligus meningkatkan keakraban masing-masing sukarelawan. Dengan pertemuan ini pula, mempermudah PMI Jawa Timur dalam memberikan penugasan, baik dibidang bencana, donor darah dan lain-lain. Hal ini disampaikan oleh Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo saat membuka Temu Karya Sukarelawan PMI se-Jawa Timur, Rabu (26/7) di Bumi Perkemahan Serut.
Lebih lanjut disampaikan bahwa, satu diantara pilar dari tiga pilar penting dalam organisasi PMI adalah sukarelawan. Mengingat sukarelawan sebagai ujung tombak dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan secara sigap, tanggap, cepat dan terkoordinasi untuk melayani masyarakat. Melalui tema,” Kemandirian dan Keberlangsungan PMI,” Imam Utomo, mengingatkan, sebagaimana amanat dalam Mukernas PMI 2017, harapannya PMI saat ini dan kedepan tetap menjaga kemandiriannya. Juga dapat menjawab tantangan yang lebih kompleks dimasa mendatang. Untuk itu, kegiatan pada tahun ini berbeda dengan kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya. Saat ini lebih banyak praktek dan simulasi sebagai aplikasi pelatihan yang telah dilaksanakan oleh PMI dan akan dievaluasi menyeluruh secara detail oleh pengurus Provinsi PMI Jawa Timur. Ini dalam rangka menyiapkan keikutsertaan sukarelawan PMI Jawa Timur dalam kegiatan serupa tingkat nasional pada Tahun 2018, yang rencanya akan bertempat di Raja Ampat, Papua Barat. Sukarelawan tersebut merupakan gabungan sukarelawan berprestasi dari PMI Kabupaten/Kota yang telah mengikuti temu karya sukarelawan kali ini.Imam Utomo berpesan, bagi sukarelawan yang terpilih harus mempersiapkan menjadi tim yang baik dan membanggakan. Selain itu, mantan Gubernur Jawa Timur ini juga berharap, sukarelawan terus dapat berperan aktif disetiap gerakan kemanusiaan dalam membantu tugas-tugas pemerintah, meningkatkan kualitas pelayanan disetiap aksi-aksi kemanusiaan baik dalam penanganan bencana, pelayanan sosial dan kesehatan, pelayanan donor darah maupun dalam pelestarian lingkungan. Seperti diketahui, kegiatan Temu Karya Sukarelawan ini antara lain bidang temu, karya, peningkatan kapasitas dan persahabatan.
Sementara itu Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Temu Karya Sukarelawan PMI se-Jawa Timur Tahun 2017 yang telah berlangsung lancar, tertib. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menceritakan kepada para peserta kegiatan tentang potensi Kabupaten Blitar. Kabupaten Blitar dengan 22 kecamatan ini memiliki potensi wisata, baik alam, sejarah, kuliner maupun budaya yang patut untuk dilihat dan dinikmati.
Ditempat yang sama, Pengurus PMI Pusat, H.Mohamad Muas, SH mengingatkan, tentang perjuangan Bapak PMI dunia, Henry Dunant. Henry Dunant menyaksikan terjadinya perang tersebut dimana banyak korban perang yang tidak mendapat pertolongan, sehingga timbul ide atau gagasan untuk memberi pertolongan kepada korban perang tersebut. Pengalamannya dituangkan dalam buku yang ditulisnya pada tahun 1962 bejudul “ A Memory of Solferino “ (Kenangan di Solferino). Buku tersebut berkisah tentang kondisi yang ditimbulkan oleh peperangan dan mengusulkan agar dibentuk satuan tenaga sukarela yang bernaung di bawah suatu lembaga yang memberikan pertolongan kepada orang yang terluka di medan perang. Sehingga diharapkan, para sukarelawan termotivasi untuk menjadi sukarelawan yang handal, tanggap, ikhlas dalam memberikan pelayanan.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Blitar, Marhaenis, anggota Forpimda, perwakilan pengurus PMI dan UTD se-Jawa Timur serta seluruh camat se-Kabupaten Blitar ini diawali dengan devile dari seluruh peserta, juga ditandai dengan pemukulan kendang oleh Ketua PMI Jawa Timur dan Bupati Blitar. Selain itu dimeriahkan pula dengan penampilan 180 penari dari Kabupaten Blitar. Tarian mereka bertajuk Mubeng Blitar Semangat PMI. Tarian ini mengisahkan tentang potensi yang ada di Kabupaten Blitar, Kabupaten Seribu Candi. Usai pembukaan, Ketua PMI Jawa Timur, Bupati Blitar beserta perwakilan undangan meninjau lokasi perkemahan para peserta Temu Karya Sukarelawan PMI se-Jawa Timur.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar